Kesehatan

Faktor Penyebab Dan Gejala Klinis Penyakit Sifilis

Faktor Penyebab Dan Gejala Klinis Penyakit Sifilis

Apa Itu Penyakit Sifilis ?

Sifilis merupakan penyakit yang telah lama dikenal oleh masyarakat sebagai akibat dari hubungan seks bebas dan berganti-ganti pasangan. Sifilis merupakan jenis penyakit yang cukup sangat berbahaya dan bersifat menular, sehingga penyakit ini termasuk dalam kategori penyakit menular seksual (PMS).

Faktor Penyebab Dan Gejala Klinis Penyakit Sifilis

Source image: https://zh.wikihow.com/

Penyebab penyakit sifilis adalah bakteri yang berukuran sangat kecil yang dinamakan Treponema Pallidium. Bentuk fisik Treponema Pallidium jika diamati menggunakan mikroskop itu berupa cacing dan menyerupai spiral yang bergoyang sangat lincah.

Bakteri ini dapat masuk kedalam tubuh melalui infeksi pada bagian tubuh yang lembab dan memiliki lapisan mukosa, misalnya pada mulut dan alat kelamin. Bakteri ini dapat menimbulkan rasa sakit yang dikenal dengan istilah ‘chancre’ dan rasa sakit ini mirip dengan rasa sakit yang diakibatkan oleh penyakit maag.

Dan Ini Merupakan Gejala Klinis Penyakit Sifilis

Gejala Klinis Penyakit Sifilis – Tanda dan gejala yang ditunjukkan oleh penyakit sifilis bervariasi sesuai dengan fase munculnya penyakit tersebut. Umumnya, gejala penyakit ini berkembang melalui empat fase, diantaranya fase primer, fase skunder, fase laten, dan fase tersier.

1. Fase Primer

Pada fase ini, sifilis akan membentuk luka atau ulkus yang tidak nyeri pada tempat yang terinfeksi. Bagian tubuh yang paling sering terinfeksi adalah penis, vulva, atau vagina. Rasa nyeri juga bisa dirasakan di anus, rektum, bibir, lidah, tenggorokan, leher rahim, jari-jari tangan, atau bagian tubuh lainnya.

2. Fase Sekunder

Pada fase ini, penderita sifilis akan mengalami ruam di kulit. Ruam tersebut biasanya muncul dalam waktu 6-12 minggu setelah infeksi terjadi. Meskipun ini dapat terjadi hanya sebentar atau beberapa bulan. Meskipun tidak diobati, ruam ini akan menghilang. Tapi setelah beberapa minggu atau bulan kemudian akan muncul ruam yang baru lagi.

3. Fase Laten

Pada fase ini, sifilis umumnya tidak menunjukkan gejala sama sekali. Fase ini bisa berlangsung bertahun-tahun, berpuluh-puluh tahun, atau bahkan sepanjang hidup bagi penderita. Pada awal fase laten, luka yang menular kembali muncul.

4. Fase Tersier

Pada fase ini, penderita tidak lagi menularkan penyakitnya. Gejala yang muncul bervariasi, dimulai dari yang ringan sampai yang sangat parah. Sifilis tersier bisa terjadi kira-kira 3-15 tahun setelah infeksi awal. Gejalanya bisa dibagi ke dalam tiga bentuk yang berbeda, berikut ini beberapa diantaranya :

  • Sifilis Gummatous atau sifilis akhir bening yang biasanya terjadi 1-46 tahun setelah infeksi awal, dengan rata-rata 15 tahun. Fase ini ditandai dengan adanya pembentukkan gumma kronik yang lembut, mirip peradangan bola tumor yang bisa bermacam – macam, dan sangat signifikan. Bentuk gumma umumnya mempengaruhi kulit, tulang, dan liver, tetapi bisa terjadi dimanapun.
  • Neurosiifilis yang merujuk pada infeksi yang melibatkan sistem syaraf pusat, tanpa gejala, atau dalam bentuk meningitis sifilistik yang berhubungan dengan keseimbangan yang lemah dan nyeri kilat pada ekstrimitas lebih rendah. Akhir neurosifilis umumnya terjadi 4-25 tahun setelah infeksi awal.
  • Sifilis Kardiovaskuler yang biasanya terjadi 10-30 tahun setelah infeksi awal. Kompilasi yang paling umum adalah syphilitic aortitis yang dapat mengakibatkan pembentukkan aneurisme.

Itulah beberapa diantaranya tentang tentang faktor penyebab dan gejala klinis penyakit sifilis. Dan perlu Anda ketahui, penyakit sifilis ini dapat menimbulkan efek serius seperti kerusakan sistem saraf, jantung, atau otak. Selain itu, luka luka mengerikan juga bisa tercipta dalam mulut, daerah sekitar kelamin, dan bahkan di seluruh tubuh penderita pada tingkat yang parah.

Baiklah, semoga artikel nya bermanfaat dan salam sehat untuk semua. Bila ada yang ingin ditanyakan silahkan beri komentar dibawah. 🙂

Posted by: Ragam Obat Herbal
Faktor Penyebab Dan Gejala Klinis Penyakit Sifilis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *