Kesehatan

Ini Dia Olahraga Untuk Penderita Penyakit Paru Paru

Ini Dia Olahraga Untuk Penderita Penyakit Paru Paru

Ini Dia Olahraga Untuk Penderita Penyakit Paru Paru

Paru Paru dan Olahraga Anda

Fakta ini menjelaskan bagaimana olahraga mempengaruhi paru-paru, bagaimana pernapasan dipengaruhi oleh aktivitas dan manfaat latihan bagi orang dengan dan tanpa kondisi paru-paru.

Aktivitas fisik dan olahraga secara teratur meningkatkan kualitas hidup, apakah Anda sehat atau Anda memiliki kondisi paru-paru. Banyak orang mengasosiasikan menjaga kebugaran dengan menjaga kesehatan jantung, menurunkan berat badan dan mengurangi risiko penyakit seperti diabetes, tetapi olahraga juga membantu menjaga paru-paru tetap sehat.

Baiklah, dalam artikel ini kami akan menjelaskan bagaimana olahraga mempengaruhi paru-paru, bagaimana pernapasan dipengaruhi oleh aktivitas dan manfaat latihan bagi orang dengan dan tanpa kondisi paru-paru.

Olahraga Untuk Penderita Penyakit Paru Paru

Setiap jenis aktivitas fisik dianggap sebagai olahraga. Bisa berupa olahraga terencana seperti berlari, berenang, tenis atau mangkuk, program latihan olahraga, atau hobi seperti bersepeda atau berjalan kaki.

Bisa juga termasuk aktivitas fisik yang merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari Anda, seperti berkebun, membersihkan atau berjalan ke toko.

Agar tetap sehat, Anda harus melakukan olahraga ringan selama 30 menit lima hari per minggu. Untuk orang yang sehat, olahraga ringan mungkin berjalan dengan kecepatan 4 hingga 6 km per jam. Jika Anda memiliki masalah paru-paru, Anda akan perlu berjalan cukup cepat untuk membuat Anda agak sesak napas.

Lalu apa yang terjadi pada paru-paru saya ketika saya berolahraga?

Selama berolahraga, dua organ penting tubuh beraksi: jantung dan paru-paru. Paru-paru membawa oksigen ke dalam tubuh, untuk menyediakan energi, dan menghilangkan karbon dioksida, produk limbah yang dihasilkan ketika Anda menghasilkan energi. Jantung memompa oksigen ke otot-otot yang sedang melakukan latihan.

Ketika Anda berolahraga dan otot-otot Anda bekerja lebih keras, tubuh Anda menggunakan lebih banyak oksigen dan menghasilkan lebih banyak karbon dioksida. Untuk mengatasi permintaan ekstra ini, pernapasan Anda harus meningkat dari sekitar 15 kali per menit (12 liter udara) saat Anda beristirahat, hingga sekitar 40-60 kali satu menit (100 liter udara) selama berolahraga. Sirkulasi Anda juga mempercepat untuk mengambil oksigen ke otot-otot sehingga mereka dapat terus bergerak. (Sumber: ncbi.nlm.nih.gov)

Posted by: Ragam Obat Herbal

Ini Dia Olahraga Untuk Penderita Penyakit Paru Paru

Baca juga artikel menarik lainnya :
Jelly Gamat QnC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *